COOL Lifestyle

Agar Kualitas Makanan Tetap Terjaga, Berikut 5 Tips Memilih Kotak Bekal Anak

05.02.2021

Terkadang nafsu makan anak hilang karena bekal yang dibawa dari rumah sudah tidak hangat atau isinya berantakan. Kalau sudah seperti itu, si Kecil biasanya malas melanjutkan makan dan malah jajan di luar sekolah. Akhirnya, bekal pun menjadi mubazir. Supaya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, kiranya penting memilih kotak bekal yang dapat menjaga kualitas makanan hingga siang hari. Berikut lima tips untuk mencari bekal makanan yang dapat membuat makanan awet sampai jam istirahat

1. Carilah Kotak Bekal yang Memiliki Banyak Ruang Penyimpanan

Kotak bekal yang hanya memiliki satu ruang penyimpanan, idealnya cuma boleh disimpan dengan satu jenis makanan. Namun, sebagai orangtua, mungkin kamu khawatir anak cepat lapar lagi setelah jam istirahat jika hanya mengkonsumsi satu menu saja. Akhirnya, kamu memaksakan berbagai jenis makanan ke dalam satu kompartemen itu. Padahal, tidak semua makanan bisa dicampur di tempat yang sama, lho. Oleh karena itu, “ompreng” dengan banyak divider memang pilihan yang tepat.

Dengan model kotak bekal seperti ini, kamu bisa mengatur berapa banyak porsi untuk nasi, sayur, daging, dan lauk lainnya. Sekat-sekat dalam wadah bekal ini berfungsi agar tiap menu tidak tercampur. Apalagi untuk jenis makanan sup, tumisan, dan menu yang berair atau berminyak. Semua jenis makanan itu harus berpisah agar bekal tidak layu, cita rasa tetap terjaga, dan makan siang pun lebih nikmat.

 

2. Pilihlah Tutup Kotak Bekal yang Kuat

Peran penutup wadah makanan tak kalah penting. Jika bahan atau desainnya tidak kuat, bisa-bisa bekal yang sudah tersusun rapi dapat tercecer keluar dan tidak termakan oleh anak. Oleh sebab itu, selain memilih kotak bekal yang berkualitas, lihat juga sekuat apa bagian penutup melindungi isi kotak makanan. Dengan penutup yang kuat dan rapat, nasi dan lauk di dalamnya tetap tertata sampai jam istirahat.

Kamu bisa memilih kotak bekal yang dilengkapi penutup antibocor dan kedap udara. Apapun model penutup kotak bekal si buah hati; baik itu pengait plastik, silicon plastik, atau jenis yang diputar seperti termos, tetap pastikan bisa melapisi dengan rapat ya, supaya bekal di dalamnya selalu aman, tidak terkontaminasi, atau sampai tumpah di tas. Jadi, selalu pastikan kualitas penutupnya juga.

 

3. Gunakan Model Bento Box

Seni membawa bekal ala Jepang bisa juga kamu contoh. Sederhananya, kotak bekal model Bento Box adalah memisahkan makanan berdasarkan jenisnya dalam masing-masing tempat. Jadi, dalam satu wadah, hanya ada satu menu atau paling banyak dua. Kotak makanan jenis ini biasanya berbentuk seperti rantang dan tersusun dari dua atau tiga wadah. Satu kotak sudah pasti untuk nasi dan dua lainnya untuk menaruh sayur, lauk, atau buah.

Kotak bekal seperti Bento Box ini bisa juga dijadikan sarana untuk mengontrol asupan gizi dan nutrisi harian si buah hati saat berada di luar rumah. Dengan memisahkan menu berbeda di tiap kompartemen, kamu bisa mengatur berapa banyak porsi untuk nasi, sayur, daging, atau buah dalam wadah makanan.  

 

4. Kotak Bekal Berbahan Stainless Steel Bisa Juga Jadi Pilihan

Dua jenis kotak makanan yang banyak beredar di pasaran adalah yang berbahan plastik dan stainless steel. Kedua material ini memang terkenal dengan kualtiasnya yang bagus dan harganya bersaing untuk hal menyimpan bekal. Namun, dalam menjaga kualitas makanan tetap prima, “ompreng” dari stainless steel masih satu tingkat lebih baik dibanding plastik. Saat membeli tempat makan jenis ini, coba perhatikan adakah label food grade dalam permukaannya. Jika ada, memang sudah terjamin dan aman untuk menyimpan makanan.

Meski materialnya agak berat dan harganya juga sedikit lebih tinggi dibandingkan yang berbahan plastik, namun dengan bahan stainless steel yang kuat, kesegaran dan kualitas makanan tetap terjaga.

 

5. Cobalah Kotak Bekal Model Lunch Jar

Tips terakhir, jatuhkan pilihan pada kotak bekal jenis lunch jar. Model kotak bekal ini dirancang untuk yang senang dengan masakan panas atau hangat seperi sup atau penganan lain yang berkuah. Wadah utama tampilannya mirip termos, namun bisa menampung tiga wadah kecil di dalamnya. Wadah utama yang mirip tabung atau biasa dikenal dengan jar ini, dirancang dengan lapisan penahan panas, sehingga cita rasa makanan yang ditaruh di dalamnya dijamin selalu terjaga.

Tiga wadah yang lebih kecil berfungsi untuk menyimpan nasi, sayur, lauk, dan menu lainnya. Dengan lunch jar, bekal yang sudah disiapkan di pagi hari akan tetap segar, hangat, dan terjamin kualitasnya saat dimakan siang hari. Anak pun akan bersemangat memakan bekal karena makanannya masih terasa hangat dan fresh seperti baru dimasak. Pastikan ia bisa membuka dan menuang tutupnya sendiri, atau ajari ia untuk meminta bantuan guru di sekolah untuk hal ini agar tidak terciprat kuah yang panas, ya.

 

Bagaimana? Cukup mudah kan, tipsnya untuk diikuti? Selamat mencoba jika anda membutuhkan peralatan makan bisa langsung cek di bit.ly/pesanclaris

 

Sumber : https://review.bukalapak.com